Ikhtisar
Bahasa Mandarin vs Bahasa Jepang. Banyak orang yang bertanya-tanya apakah mereka harus belajar bahasa Mandarin atau Jepang. Kedua bahasa ini memiliki sejarah yang dalam dan menarik dengan caranya masing-masing.
Namun, perbandingan bahasa Mandarin vs bahasa Jepang menunjukkan bahwa meskipun kedua bahasa tersebut memiliki beberapa kesamaan, keduanya juga memiliki perbedaan besar.
Mari kita jelajahi beberapa perbedaan yang lebih menarik antara bahasa Mandarin vs bahasa Jepang!
Bahasa China vs Bahasa Jepang: Cara Ekspresi Langsung vs Tidak Langsung

Ketika berpikir tentang bahasa Mandarin vs bahasa Jepang, salah satu hal pertama yang perlu diperhatikan adalah perbedaan dalam cara orang mengekspresikan diri mereka.
Bahasa Mandarin biasanya lebih lugas dan sederhana, terutama dalam percakapan sehari-hari. Misalnya, jika Anda tidak dapat menghadiri suatu acara, Anda akan mengatakan, "Saya sibuk besok, saya tidak bisa datang."
Di sisi lain, orang Jepang sering kali lebih sopan dan tidak langsung. Jika orang Jepang tidak dapat hadir, mereka akan mengatakan sesuatu seperti, "Acara itu kedengarannya bagus! Ah, besok... Saya khawatir itu sulit bagi saya. Saya benar-benar minta maaf!"
Di Jepang, adalah hal yang umum untuk menjadi lebih bulat, yang menunjukkan rasa hormat dan kesopanan. Hal ini mencerminkan perbedaan budaya antara bahasa China dan Jepang.
Kanji VS Bahasa Mandarin: Akrab namun Asing

Perbedaan besar lainnya antara bahasa Mandarin dan bahasa Jepang adalah pada karakternya.
Kanji Jepang berasal dari huruf China, sehingga beberapa karakter terlihat sama atau memiliki arti yang mirip.
Sebagai contoh, "便利" berarti "nyaman" dalam bahasa Mandarin dan Jepang. Tetapi ada juga perbedaan besar.
Dalam bahasa Jepang, kanji untuk "便利" dapat memiliki dua pembacaan: "on'yomi" dan "kun'yomi". On'yomi didasarkan pada pelafalan bahasa Mandarin, sedangkan kun'yomi menggunakan kata-kata lokal Jepang. Di sisi lain, "便利" dibaca sebagai Biànlì dalam bahasa Mandarin
Hal ini dapat membuat belajar bahasa Jepang atau Mandarin menjadi pengalaman yang menarik dan unik!
Bahasa Mandarin vs Bahasa Jepang: Karakter Sederhana vs Karakter Tradisional

Di China, pemerintah menyederhanakan banyak aksara China agar lebih mudah ditulis. Namun di Jepang, banyak karakter yang mempertahankan bentuk tradisionalnya yang lebih tua.
Sebagai contoh, karakter untuk "凉" (dingin) dalam bahasa Mandarin adalah "涼" dalam bahasa Jepang, dan "冰" (es) dalam bahasa Mandarin adalah "氷" dalam bahasa Jepang.
Jika Anda belajar bahasa Mandarin atau Jepang, Anda akan menyadari bahwa bahasa Mandarin menggunakan karakter yang disederhanakan, sedangkan bahasa Jepang menggunakan campuran kanji tradisional dan karakter yang lebih sederhana seperti hiragana dan katakana.
Pengucapan dengan Nada dan Kana

Perbedaan utama antara bahasa Mandarin dan bahasa Jepang adalah pengucapannya.
Bahasa Mandarin menggunakan nada, yang dapat mengubah arti sebuah kata. Misalnya, "ma" dapat berarti "ibu" (妈) "kuda" (马) atau "memarahi" (骂), tergantung pada nadanya.
Bahasa Jepang, di sisi lain, tidak menggunakan nada, melainkan memiliki sistem yang disebut kana. Kana melambangkan bunyi, dan pengucapannya terkadang mirip dengan pinyin dalam bahasa Mandarin.
Sebagai contoh, "あ" dalam bahasa Jepang mirip dengan "a" dalam bahasa Mandarin. Tetapi setiap kana memiliki panjang yang sama, memberikan ritme yang stabil pada bahasa Jepang, tidak seperti sifat tonal bahasa Mandarin.
Perbedaan Kata Lucu

Meskipun ada banyak kata yang mirip dalam bahasa Mandarin dan Jepang, beberapa di antaranya bisa sangat berbeda.
Sebagai contoh, kata "手紙" (tegami) berarti "surat" dalam bahasa Jepang, tetapi dalam bahasa Mandarin, kata ini berarti "tisu toilet"!
Perbedaan-perbedaan lucu ini adalah hal yang umum terjadi saat membandingkan bahasa Mandarin dan Jepang dan dapat menjadi tantangan yang menyenangkan saat mempelajari kedua bahasa tersebut.
Kesimpulan
Kesimpulannya, bahasa Tionghoa dan Jepang terlihat mirip karena karakter yang sama. Namun, keduanya sangat berbeda dalam hal struktur, pengucapan, dan budaya.
Jika Anda memutuskan untuk belajar bahasa Mandarin atau Jepang, pada akhirnya tergantung pada apa yang lebih menarik bagi Anda. Bahasa Mandarin lebih bersifat langsung dan menggunakan nada, sedangkan bahasa Jepang memiliki sistem penulisan yang unik dengan kanji dan kana.
Kedua bahasa tersebut memiliki daya tarik tersendiri, dan mempelajari salah satunya akan memberi Anda pemahaman yang mendalam tentang budaya Asia Timur. Semoga perbandingan ini dapat membantu Anda memutuskan mana yang paling cocok untuk Anda!
Start Your Journey to Study in China Today
Choosing to study in China is a life-changing decision that opens the door to world-class education, cultural diversity, and exciting global opportunities. Whether you’re researching top China universities or preparing your China university application, having a trusted partner can make all the difference.
At ApplyForChina, we make the process simple and stress-free. From finding the right university to submitting your application, we’re here to support you every step of the way.


